Cara Mencegah Flutd Pada Kucing

Cara Mencegah Flutd Pada Kucing

Cara Mencegah Flutd Pada Kucing -Halo petlovers! Berjumpa lagi dengan kami di blog jendelapet. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas cara pencegahan flutd pada kucing. Pada artikel sebelumnya kami sudah pernah membahas tentang penyakit flutd pada kucing. Penyakit flutd ini sering menyerang kucing jantan. Dan penyakit tersebut menyerang saluran kemih kucing, sehingga menyebabkan sulit buang air kecil. Flutd ini tidak hanya dialami oleh manusia saja ternyata. Banyak sekali kasus flutd pada kucing, bahkan adapula yang sudah semakin parah dan menyebabkan kematian. 

Semua pemilik kucing pasti menginginkan kucing peliharaannya tetap sehat dan terhindar dari penyakit. Kucing yang sehat pasti akan lebih aktif dan memiliki bulu yang cantik serta berat badan yang ideal. Namun, setiap kucing pastinya memiliki karakteristik yang berbeda-beda, tapi sifat alamiahnya pasti sama. Apabila kucing semakin tua dan umurnya semakin bertambah, bisa jadi kucing akan semakin malas bergerak atau bermain. Masalah seperti ini sering terjadi pada kucing, padahal kucing yang malas dapat menyebabkan obesitas. 

Baca Juga : Cara Mengobati Flutd Pada Kucing, Simak Selengkapnya!

Jika kucing mengalami obesitas dan hanya berdiam saja karena malas bergerak akan memiliki faktor disposisi terinfeksi penyakit saluran kemih. Masalah kesehatan seperti ini biasanya menganggu vesika urinaria ( kandung kemih ) dan saluran kucing ( uretra ). Penyakit flutd memang sangat berbahaya bagi kesehetan kucing. Biasanya saat kucing mengalami flutd akan menunjukkan tanda-tanda seperti buang air kecil sedikit, buang air kecil bercampur darah dan bahkan tidak keluar kencingnya sama sekali. 

Karena flutd ini terjadi karena adanya bentukan kristal yang mengendap dan mengeras pada saluran urinasi bagian bawah seperti vesica uranry dan uretra. Meskipun kucing betina juga dapat mengalaminya, tetapi penyakit flutd ini sering menyerang kucing jantan. Hal ini disebabkan karena kucing jantan memiliki anatomi uretra yang berbentuk seperti tabung. Dan tabung tersebut mempunyai lubang yang lebih sempit sehingga dapat menimbulkan penyumbatan urine pada saluran kemih kucing. 

Makanan kucing mencegah flutd sudah banyak dijual dipasaran. Untuk mendapatkannya anda bisa berkonsultasi dengan petugas toko atau dokter hewan. Apakah flutd pada kucing bisa sembuh? Bisa, penyakit flutd bisa disembuhkan dengan perawatan khusus dan pengobatan medis. Jadi, segera berikan penanganan yang tepat sebelum terlambat. Tapi, jika sudah terlanjur parah mungkin dokter akan melakukan pembedahan beserta pemasangan kateter.

Flushing pada kucing adalah pembilasan kateterisasi uretra yang biasanya dilakukan dalam pengobatan flutd pada kucing. Biasanya flushing ini untuk mengeluarkan urin dan kristal pada vesika urinaria. Dan sebelum melakukan pembilasan atau flushing, kucing akan diberikan anestesi umum yang kerjanya lebih singkat. Sedangkan penyebab flutd pada kucing yaitu karena adanya penumpukan mineral pada saluran kandung kemih, yang dapat menggumpal dan membentuk kristal. Dan kristal tersebut akan berubah menjadi batu, lalu dapat mengiritasi saluran kemih. 

Obat alami flutd pada kucing bisa anda dapatkan dengan mudah, karena tumbuhan ini sering ditanam di dekat pekarangan rumah. Tumbuhan itu bernama kumis kucing, pasti anda sudah tahu kan tentang tumbuhan tersebut. Salah satu manfaat yang dimiliki tumbuhan kumis kucing yaitu dapat dijadikan obat herbal untuk mengobati infeksi saluran kencing dan penyakit ginjal. Caranya, cukup rebus tanaman tersebut hingga keluar sari-sarinya, lalu berikan pada kucing menggunakan pipet.

Flutd pada kucing jantan memang sudah sering terjadi, oleh sebab itu anda tidak boleh lengah dan harus tetap memantau keadaan atau kondisi kucing jantan dirumah. Berikanlah air yang cukup agar tidak dehidrasi dan menyebabkan kucing susah buang air kecil. Ciri-ciri flutd pada kucing biasanya ditandai dengan keluarnya darah saat buang air kecil. Bagaimana cara mencegah flutd pada kucing? Dibawah ini akan kami jelaskan penanganannnya.

Baca Juga : Apakah Flutd Pada Kucing Bisa Sembuh?

Berikut Cara Mencegah Flutd Pada Kucing

Setiap penyakit pasti ada obatnya, namun pernahkah anda mendengar istilah mencegah lebih baik daripada mengobati? Nah, slogan itulah yang harusnya anda lakukan saat ini. Daripada kucing sudah terlanjur terkena penyakit tersebut dan melakukan pengobatan dengan biaya mahal. Sebaiknya disimpan untuk digunakan sebagai perawatan sehari-hari kucing peliharaan anda. Oleh sebab itu, kami akan membagikan cara pencegahan penyakit flutd pada kucing berikut ini :

  • Penyakit flutd pada kucing dapat dicegah dengan pemberian pakan khusus yang rendah Mg, tinggi Na atau bisa juga pakan yang mengandung pH cukup rendah ( acidifield diets ). Sehingga pakan yang rendah pH ini nantinya akan dapat meningkatkan absorbsi Na dan meningkatkan pengeluaran pada phospat sebagai unsur pembentuk batu ginjal. 
  • Selain melakukan program diet, sebaiknya kucing diberikan makanan basah dan jangan lupa untuk menyediakan stok air minum agar kucing tidak dehidrasi.
  • Kucing harus selalu dibiasakan melakukan aktivitas fisik dan juga jaga berat badan tubuh kucing agar tidak obesitas. Serta jaga kebersihan kandang dan juga tempat air minumnya. 
Untuk kucing yang mengalami penyakit flutd dan sedang melakukan program diet. Seharusnya diet khusus pada kucing yang diberikan harus mengandung beberapa formula yang cukup penting untuk mencegah pembentukan kristal mineral dalam tubuhnya yaitu 

  • Adanya kandungan kalium sitrat yang berguna untuk menghentikan pembentukan kristal atau batu pada vesika uranaria.
  • Adanya kandungan vitamin B6 dapat membantu mengurangi pembentukan oksalat.
  • Mengontrol level kalsium, fosfor, magnesium, dan oksalat untuk membatasi pembentukan kristal dan juga batu pada vesika urinaria.

Penutup

Itulah beberapa cara pencegahan penyakit flutd pada kucing. Penyakit saluran kandungan kemih ini jangan disepelekan, karena bisa menyebabkan kematian. Jika dibiarkan begitu saja, maka akan semakin parah dan bisa dilakukan tindakan pembedahan pada kucing. Anda sebagai pemilik harus selalu memantau kondisi kucing peliharaan sebelum terlambat. 

Lakukan pemeriksaan segera mungkin pada dokter hewan jika terdapat tanda seperti diatas. Sekian pembahasan pada artikel kali ini, semoga dapat dipahami dan dimengerti. Sampai jumpa di pembahasan artikel selanjutnya, semoga dapat dipahami oleh anda semua. Sampai jumpa dan terima kasih sudah berkunjung di blog jendelapet.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url

Baca Juga