Ciri-Ciri Kucing Jantan Birahi Ringan! Simak Penjelasannya

Ciri-Ciri Kucing Jantan Birahi Ringan

Ciri-Ciri Kucing Jantan Birahi Ringan -Halo petlovers! Bagimana kabarnya hari ini? Semoga sehat selalu dan tetap semangat. Berjumpa lagi dengan kami di blog jendelapet. Blog ini akan menyajikan berbagai informasi seputar tips dan trik tentang kucing dan anjing. Di kesempatan hari ini kami akan membahas tentang ciri-ciri kucing jantan birahi ringan. Jika anda penasaran dengan ciri-ciri dan cara mengatasinya, simak artikel ini sampai selesai. 

Mungkin sebagian orang yang mempunyai kucing dirumah baik betina atau jantan pastinya mengetahui tentang ciri-ciri kucing jantan birahi. Birahi dibagikan menjadi dua yaitu birahi ringan dan birahi berat. Pada masa birahinya kucing akan terus-menerus bersikap atau bertingkah aneh. Kelakuan yang tidak seperti biasanya membuat pemilik kebingungan. 

Baca Juga : Inilah Cara Agar Induk Kucing Anggora Mengenali Anaknya

Suara kucing jantan birahi sangatlah berisik, kucing jantan akan terus mengeong untuk mencari perhatian kucing betina. Perilaku kucing jantan yang seperti ini terkadang membuat pemilik merasa terganggu oleh suara kucing jantan tersebut. Namun, kebanyakan pemilik belum mengetahui secara pasti ciri-ciri birahi pada kucing jantan. 

Sebenarnya, banyak cara mengatasi kucing jantan birahi tanpa dikawinkan. Tapi, karena pemilik sudah geram dengan suara kucing yang berisik membuatnya memilih untuk mengawinkan kucingnya segera mungkin. Sebagai pemilik yang pintar, anda harus mengerti kondisi kucing dengan baik. Oleh sebab itu kali ini saya akan membagikan informasi mengenai ciri-ciri kucing jantan birahi ringan. 

Dengan mengetahui ciri-ciri tersebut, anda tidak akan kebingungan lagi dengan tingkah kucing yang mendadak aneh dan berubah. Selain ciri-ciri kucing jantan birahi, kami akan memberikan cara mengatasi kucing jantan birahi supaya anda bisa mengatasinya dengan cepat dan tepat. 

Inilah Ciri-Ciri Kucing Jantan Birahi Ringan

1. Kucing jantan sering mengeong dengan keras

Birahi pada kucing jantan memang hampir sama dengan kucing betina. Kucing jantan yang sedang dalam fase birahi akan terus mengeong bahkan suaranya lebih keras dibandingkan kucing betina. Suara kucing jantan birahi pada umumnya seperti meraung terus menerus dan tidak berhenti. 

Kucing jantan mengeong dengan suara keras bertujuan untuk mengundang atau mencari perhatian kucing betina disekitarnya yang sedang masa birahi juga. Namun, suara meraung tersebut tidak hanya menarik perhatian betina saja tetapi kucing jantan lain pun juga akan tertarik untuk menghampiri bahkan mereka suara mengembangkan bulunya yang menandakan siap bertarung. 

Kejadian seperti itu yang justru membuat kucing jantan berkelahi dengan kucing jantan lainnya. Pertarungan antara kedua kucing jantan bertujuan untuk merebutkan kucing betina yang berada disekitar area itu. 

2. Kucing berubah menjadi agresif

Memang wajar kucing yang sedang birahi akan bertingkah lebih agresif dari sebelumnya. Namun, dalam hal ini sebaiknya anda harus benar-benar teliti untuk memperhatikannya. Karena dalam hal ini mungkin saja kucing sedang agresif setelah berkelahi dengan kucing lainnya. Namun, perkelahian tersebut tidak semua terjadi saat sedang birahi saja. 

Perkelahian antar kucing memang sangat membahayakan nyawanya. Selain itu pertengkaran tersebut membuat banyak sekali luka akibat cakaran dari lawannya. Jika anda tidak ingin terjadi sesuatu pada kucing jantan, sebaiknya jagalah mereka untuk tetap berada dirumah.Adapun kemungkinan kedua yaitu kucing menjadi lebih agresif karena mendekati kucing betina. 

Apalagi jika kucing betina tersebut sedang birahi juga, kucing jantan akan langsung mengigit tengkuknya dan menindih bagian tubuh kucing betina. Saat kucing jantan birahi, biasanya akan lebih sering menggaruk sesuatu dan hal itu menjadi tanda bahwa adanya sesuatu hal lain bahwa ada kehadiran kucing jantan lainnya.Pada umumnya, kucing jantan berkelahi karena merebutkan kekuasaan wilayah. Maka dari itu, hal semacam ini sangatlah sering terjadi saat mereka sedang birahi. 

Jika anda pernah melihat kucing jantan sedang menggaruk furnitur, karpet atau dinding dirumah dapat dipastikan bahwa mereka sedang birahi. Oleh sebab itu, anda boleh menyediakan tiang penggaruk di dekat pintu masuk dan keluar yang dekat jalan, agar keinginan menggaruknya dapat terpenuhi dengan puas. 

3. Spraying

Siapa disini yang belum mengetahui spraying? Spraying merupakan suatu istilah untuk perilaku kucing jantan yang hampir sama dengan kucing betina yang sedang birahi yaitu kencing sembarangan. Kencing sembarangan sering dilakukan oleh kucing untuk menandai daerah kekuasannya. 

Dengan begitu kucing jantan akan membawa kucing betina ke daerah kekuasaannya untuk kawin. Selain untuk menandai wilayah, spraying juga diperlukan untuk membuat peringatan pada kucing jantan lainnya agar tidak mendekat ke wilayahnya. Meskipun hal tersebut bertujuan untuk membatasi kawasan kucing, tapi spraying sangat menganggu pemiliknya bukan. 

Anda sebagai pemilik pasti sangat terganggu jika kucing kencing sembarangan disekitar rumah. Karena kencing kucing mempunyai bau yang tidak sedap dan sangat susah dihilangkan. Tanpa anda sadari spraying yang dilakukan kucing juga bisa menjadi salah satu tanda masalah kesehatan yang cukup serius, yaitu penyakit batu ginjal atau infeksi pada saluran kencing. 

4. Kucing mendadak kabur dari rumah

Kucing jantan yang sedang mengalami birahi, biasanya akan mudah pergi keluar rumah dan tidak kembali selama beberapa hari. Jika hal ini sedang terjadi pada kucing peliharaan anda, sebaiknya jangan panik. Kucing keluar rumah hanya untuk mencari pasangan mereka untuk kawin atau memuaskan birahinya. 

Biasanya setelah kucing jantan yang birahi mendapatkan pasangan, mereka akan langsung pulang kerumah dengan sendirinya tanpa anda sadari. Namun, kemungkinan akan ada beberapa tanda luka pada tubuhnya karena mereka berkelahi dengan kucing jantan. Terkadang kucing jantan pergi keluar rumah untuk memperluas wilayahnya dan juga merebutkan kucing betina. 

Apabila kejadian seperti ini tidak ingin terjadi pada kucing peliharaan anda, sebaiknya kurunglah dalam kandang dan batasi akses untuk keluar rumah. Karena kucing yang sudah keluyuran keluar rumah, akan mendapat resiko yang lebih besar seperti berkelahi dengan kucing lain, tertabrak mobil atau bahkan dicuri. Dan yang paling sering terjadi yaitu kucing lebih rentan tertular penyakit yang mematikan.

Apabila kucing anda jantan dan dibiarkan berkeliaran keluar rumah, dapat dipastikan akan menyebabkan populasi kucing yang berlebihan akibat tidak disteril karena sering bertemu dengan kucing betina. Jadi, alangkah baiknya saat kucing sedang birahi bawalah ke jasa pacak kucing yang bisa anda jumpai di petshop. 

5. Kucing birahi menaikkan tubuh bagian belakang

Kucing yang sedang birahi, biasanya akan bersikap aneh. Untuk kucing jantan biasanya akan lebih sering berguling-guling di tanah atau menaikkan pantatnya ke atas. Perilaku tersebut menandakan bahwa kucing jantan sedang mengalami birahi dan ingin segera dikawinkan. Namun, tidak hanya menaikkan bagian tubuh ke belakang saja, kucing jantan juga sering melengkungkan ekornya. Tidak hanya diatas tapi juga disamping tubuh yang biasanya dilakukan oleh kucing betina. 

Berikut Cara Mengatasi Birahi Kucing Jantan Ringan

Setelah anda benar-benar memahami ciri-ciri kucing birahi, sebagai pemilik anda harusnya juga memahami cara mengatasi kucing birahi. Supaya saat kucing peliharaan sedang birahi, anda tidak panik dan langsung memberikan penanganan. Nah, berikut ini ada beberapa langkah untuk mengatasi kucing yang sedang birahi. 

1. Melakukan proses perkawinan dengan kucing betina yang sesuai ras dan sedang masa birahi juga. Mengapa dikawinkan? Karena cara seperti inilah yang dapat memuaskan nafsu kucing jantan tersebut. 

2. Jika anda tidak ingin menambah jumlah peliharaan dirumah, cara yang bisa anda lakukan yaitu melakukan sterilisasi pada kucing. Proses sterilisasi sangat bagus untuk kucing, dimana kucing akan menjadi lebih sehat dan lebih aktif. Selain itu sterilisasi dapat mencegah timbulnya penyakit yang berbahaya untuk kucing.

3. Menyiapkan kandang yang hangat. Pada saat kucing birahi kandang yang hangat akan membuat kucing menajadi lebih nyaman dan terkontrol. Mengapa demikian? Karena kucing birahi akan sangat nyaman berada dalam kandang yang hangat dan tidak akan berisik seperti biasanya. Jadi, penyediaan kandang untuk kucing sangat diperlukan. 

4. Memberikan obat penenag untuk kucing. Obat penenag bertujuan untuk menenagkan kucing yang sedang birahi dan berisik. Dengan obat penang kucing tidak akan mengeong terus menerus dan akan diam selama beberapa jam. Untuk pemberian obat ini sesuaikan saja dengan takaran yang ada pada kemasan. Anda bisa mendapatkan obat tersebut di petshop terdekat. 

Penutup

Demikian artikel tentang ciri-ciri kucing jantan birahi ringan dan cara mengatasi kucing jantan birahi ringan. Mungkin penjelasan diatas ada beberepa yang belum lengkap. Namun, semoga saja penjelasan diatas dapat membantu anda untuk mengetahui ciri-ciri kucing jantan birahi ringan dan tidak itu saja cara mengatasi kucing jantan birahi ringan juga dapat menjadi referensi untuk menangani kucing birahi. Sekian artikel diatas, semoga penjelasannya dapat anda pahami dan semoga bermanfaat untuk petlovers. Untuk pertanyaan serta request tentang artikel selanjutnya, silakan komen dibawah ya. Terima kasih dan sampai jumpa di pembahasan selanjutnya!









Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url

Baca Juga